Bagaimana MOKA ITU ?

Bagaimana MOKA ITU ?

Matematika Otak Kanan (MOKA) ditujukan bagi semua anak yang berusia 10 tahun ke atas. Metode ini sangat cocok digunakan oleh pelajar ataupun bukan pelajar, katakanlah kita adalah karyawan atau profesional di berbagai bidang lainnya, MOKA dapat membantu meningkatkan ketrampilan kita dalam berhitung tanpa kalkulator dan melatih konsentrasi serta daya ingat.

Otak manusia terdiri dari dua belahan otak,  kiri dan kanan yang berbeda fungsinya (Roger Sperry). Masing-masing dari dua belahan otak bertanggung jawab atas cara berpikir yang berbeda-beda dan mengkhususkan diri pada kemampuan-kemampuan tertentu, walaupun penyilangan memang terjadi.

Teknik MOKA merupakan buah pemikiran out of the box dan kontemplasi serta “fermentasi” bertahun-tahun atas issue yang menimpa hampir seluruh pelajar kita. Tidak bisa dipungkiri bahwa matematika terkesan sulit, menyeramkan, kaku dan menyebalkan. Salah satu penyebabnya antara lain dengan hadirnya pak Rus (rumus) yang selalu berpenampilan angker, angkuh, cuek bahasa gaulnya, “jutek bikin bête (boring total), capee deeehhh….!” . Hal-hal semacam inilah yang menghambat para pelajar dalam mempelajari matematika (mental block).

Di dalam teknik MOKA kesan-kesan miring (mental block) atas matematika  secara nyata akan sirna dalam waktu sekejap (terbukti bukan sekedar opini). Inilah keunggulan metode ini dibandingkan dengan yang lain. Selain itu, teknik MOKA bisa digunakan oleh kedua belahan otak kita (Si Oka dan Oki) secara seimbang. Hal inilah yang amazing dari metode ini, meski dari sudut kanan tapi tidak serakah dan maunya sendiri. Metode ini iklas bersalaman dengan lawannya dari sudut kiri, how about you?

Jadi bagi para “Pecinta” dan “Pembenci” matematika (pelajar atau professional), tidak ada salahnya kita mencoba mencicipi cita rasa baru dari menu special dapur MOKA antara lain:

Bilangan Cacah (baca: Omongan Cacing)

Faktor Bilangan (baca: Traktor Omongan)

Kelipatan Persekutuan (bayangkan, lipan dan kutu)

Bilangan Bulat (baca: Omongan Ulat)

Algoritma (baca: Algojo) Pangkat (baca: Pangsit) dan

Akar Pangkat (baca: Akar Pohon)

Strategi KaBaTaKu ( Kali Bagi Tambah Kurang )

 

Sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran yang disampaikan di dalam teori Brunner, MOKA menjadikan matematika yang abstract (simbolik) menjadi lebih anactive (kongkrit) dan econic (semi kongkrit). MOKA adalah konsep inovatif yang disajikan khususnya bagi siswa AHA, untuk meningkatkan kemampuan belajar mereka dengan menggunakan keseluruhan otak.