MIRACLE OF HIJRAH

Tri Suwanto, Owner LC Gondang Kab. Nganjuk
+62 813-3347-6009

Dosa riba itu terdiri dari 73 pintu. Pintu yang paling ringan spt seorang laki2 yg menggauli ibu kandungnya sendiri. (HR. Ibnu Majah dan Al Hakim).

Sedangkan kita kerja itu niatnya ibadah. “Ya Rabb mudahkanlah jalanku untuk hijrah ….. hamba pasrah dan ikhlas…….” do’a saya tiap kali keliling cari nasabah. Sudah mulai tdk fokus lagi.Lebih fokus ke sekolah2 untuk sosialisasi hitung cepat metode AHA. Meskipun pada saat itu belum paham betul cara berhitungnya. Pokoknya nekad yg penting prospek kepala sekolah. “Kalo ingin tahu cara berhitung AHA nanti akan diajarkan saat
presentasi” jawab saya saat itu. Yang penting yakin pasti deal. “Bukankah keberhasilan itu sesuai prasangka hamba Nya” kata teman saya menberi semangat.

Baru buka 3 bulan berjalan closing sekolahan dan terkumpul kurang lebih 75 an siswa yg tersebar di beberapa sekolahan. Tinggal cari kontrakan kantor AHA. Pada bulan yg sama dpt 2 kontrakan sekaligus. Pertama di gondang. Rumah Bu Sutiyah nenek teman saya dan dia tdk memungut biaya kontrakan sepeserpun. Beliau mempersilahkan menggunakan.ruang tamunya untuk les AHA. Beberapa minggu kemudian dpt lagi kontrakan yg lebih besar di  alonggebang. Rumah Bu Syamsul.Rumahnya cukup luas dan bagus. Kebetulan bangunan samping di belakang juga kosong. Ada 1 ruangan & 2 kamar. Tiap kamar ada kamar mandinya sendiri dan di luar ada 2 ayunan serta musholla.
Dia juga mempersilahkan untuk menggunakannya sebagai tempat kursus. Karena rumahnya bagus, saat itu nggak berani nawar kuatir nggak bisa bayar sewa. Subhannallah … Sewaktu sampai rumah ada pesan SMS masuk. “Buka kursus di sini saja nanti tak do’akan siswanya banyak. Bayar semampunya dulu nggak papa”. SMS bu Syamsul. Akhirnya disepakati bayar 10 rb/ siswa. DEAL ….. “Baru niat hijrah saja sudah diberi kemudahan sama Allah SWT. Miracle yg berulang kali masak nggak berani resign. Apakah masih takut kelaparan. Takut kehilangan gaji bulanan. Memberi makan anak istri dari uang riba” guman saya dlm hati. Keputusan untuk resign semakin kuat. Sebelum puasa wajib resign.

 

Meski tdk terima THR 2 kali gaji. Tdk terima pesangon. Hanya dpt 2 kali gaji sebagai tanda terima kasih. Itupun pas buat bayar sisa pinjaman multiguna. Pada awalnya terjadi perselisihan dgn instri dan kerabatnya yg tdk setuju.
Pada saat resign pasti terjadi kebangkrutan. Kata beberapa orang yg pernah resign di sosmed. Sab ternyata itu benar. Beberapa siswa di sekolahan byk yg mrothol di tengah jalan. Siswa berkurang beberapa instruktur juga keluar. Pembayaran SPP byk yg nunggak. Sempat selama 2 bulan omset minus bahkan
untuk byr instruktur harus cari pinjaman. Karena juga bayar THR pula. Uang jamsostek yg baru diterima 18 jt pada saat mau lebaran dlm tempo 2 minggu juga habis padahal rencana untuk biaya hidup 3 bulan kedepan. Ikhlas dan
pasrah…. Akhirnya prospek lagi keliling cari sekolahan untuk sosialisasi AHA. Hampir semua SD di gondang yg saya datangi menyatakan tidak minat. Ada yg bilang tidak profesiona….. tdk sesuai yg dgn yg dipresentasikan, dan siswanya juga byk yg keluar. SPP mahal dan beribu alasan lain. Sementara kontrakan di gondang karena pemiliknya sakit dan dirawat di jombang terpaksa ngajarnya di mushola samping rumah.

Yaa Rabb hamba pasrah dan ikhlas ….. Jeritku dalam hati. Tapi hidup harus tetap berjalan. Kuputuskan untuk mengadakan coba gratis bagi siswa juara. Yaitu program discount 40 % bagi mereka yg dapat rangking 1 s/d 10 per kelasnya.  Sebar 50 – 70 surat penawaran plus formulir pendaftaran ke 6 SD di gondang. Kurang lebih ada 400 undangan untuk uji coba gratis di kantor AHA balonggebang pada saat mau masuk sekolah.
Cobaan datang lagi ……

Pada saat hari yg ditentukan untuk coba grstis yg datang hanya segelintir 4 wali murid. Padahal harapan ada 50 an orang. Kue kotak yg semula disediakan terpaksa saya bagikan ke para tukang becak dan buruh tani sepanjang perjalana pulang.

Baru dua minggu kemudian terjadi keajaiban yg tdk terduga. Pada saat akan dimulai kursus kelas AHA baru hampir tiap hari ada beberapa wali murid yg membawa surat penawaran siswa juara untuk mendaftarkan putra putrinya. Dari 4 wali murid tadi ternyata yg daftar ada kurang lebih 30 an siswa. Dan itupun dibayar lunas 1 paket. Belum selesai itu ada penawaran dari salah satu wali siswa privat yg menawarkan ruko di pasar gondang yg tidak terpakai untuk di pakai kursus AHA secara gratis selama belum digunakan.padahal baru beli 9 bulan lalu seharga 250 jt. Dia hanya menempati rumah di belakang ruko.

Beberapa hari kemudian ada pesan WA masuk dari salah satu wali murid dari rejoso yg mau mendaftarkan putranya les AHA. Ternyata dia salah satu guru sukuan di Sdn mlorah 3. Beliau menawarkan untuk diadakan sosialisasi AHA di sekolahan sekalian bertemu dgn pihak kepala sekolah. Dam terjadi kesepakatan sosialisai pd hari yg ditentukan. Pada saat sosialisasi bersama istri tercinta. Yg juga pemilik MF nganjuk jumlah closing diluar dugaan. Ada Pendaftaran 39 siswa dan dibayar lunas 1 paket.

Itulah kisah saya selama di LC Gondang. Untuk jadi owner ternyata tidaklah mudah. Harus ada totalitas dan niat yg kuat untuk tumbuh. Dan pasrah ikhlas kepada pemilik rezeki bukan pada ikhtiarnya tapi pemilik ikhtiar. Maka insyallah keajaiban akan terjadi dari Allah.