Tahukah Anda?

Tidak bisa dipungkiri bahwa matematika terkesan sulit, menyeramkan, kaku dan menyebalkan. Salah satu penyebabnya antara lain dengan hadirnya pak Rus (rumus) yang selalu berpenampilan angker, angkuh, cuek bahasa gaulnya, “jutek bikin bête (boring total), capee deeehhh….!”.

Ibarat kopi murni, matematika disukai oleh sedikit penggemarnya namun dibenci oleh lebih banyak orang (minum kopi murni tanpa gula, susu dan creamer akan terasa pahit).

Metode ini menyajikan cara yang berbeda dalam menikmati matematika. Matematika Otak Kanan (MOKA) identik dengan gula, susu dan creamer yang mampu merubah cita rasa matematika menjadi lebih manis, funky (lucu), asyik and cool (keren). MOKA ingin menampilkan matematika dari sudut pandang (persepsi) yang berbeda. Saat ini toko buku, kursus, training, seminar dan lain-lain dibanjiri oleh berbagai macam cara (metode) penyelesaian matematika yang menurut pandangan kami bahwa semuanya masih berada di sudut pandang yang sama, otak kiri.  Adapun teknik MOKA betul-betul berbeda 180°, yaitu dengan mengaktifasi, menstimulus dan memompa kinerja otak kanan  terhadap  persoalan matematika.